Home
Senja berjalan pelan
mengusir matahari. Helaian daun-daun melap sisa-sisa keringat di tubuhnya.
Evaporasi membuatnya dahaga yang tak berkesudahan.
“Hari yang melelahkan”, ujar sang daun
Angin senja ditemani warna
jingga langit membuatnya meliuk-liukkan tubuhnya. Sepertinya sangat senang
dengan keteduhan petang. Mereka tertawa-tawa riang. Aku tersenyum di bangku
ini. Duduk sendiri memperhatikan polah tingkah mereka.
“Hey…”, salah satu helaiannya memanggilku
Aku kaget dan
memperhatikan dengan seksama helaian mana yang menyapaku.
“Hey…”, ulangnya
Aku lebih menajamkan
pendengaran dan penglihatan. Ternyata si pucuk yang paling muda yang menyapaku.
Eits, tunggu, apa benar dia yang memanggilku? Aku memandanginya dan
menghampirinya lebih dekat. Kugeser tempat dudukku agar lebih leluasa
memandanginya.
“Kau memanggilku?”, tanyaku
“Iya”, katanya masih sambil meliuk-liuk kegirangan karena berhasil memancingku
mendekatinya
“Ada apa?”, tanyaku lagi
Dia tersenyum, “Sepertinya
kau lagi tidak bersemangat”
Aku mendengus sinis,’sok
tahu sekali si pucuk ini’
“Hahaha…, kau tidak perlu berbohong”
Aku mendelik,”semakin
keterlaluan sekali dia malah menuduhku berbohong..”
“Kau bisa bercerita kepadaku. Percayalah, aku teman yang baik. Aku bisa
dipercaya melebihi buku diarimu itu”
Aku tergelak kecil
mendengar ceracauan sok tahunya itu. Darimana pula dia tahu kalau aku sering
menulis dan menceritakan suka ceria gundah gulanaku disana. Benar-benar tebakan
yang asal dan mujurnya sangat tepat. Belum juga mulutku menjawab pertanyaannya,
dia kembali menanyaiku, tapi lebih tepatnya menginterogasiku.
“Kau lagi merasa sepi ya? Kau rindu rumah?”
Rangkaian kalimatnya bagus Mbak, penulis sedang kesepian?? selamat sahur :)
BalasHapushome sick toh? pulang atuh, Neng ;)
BalasHapussooo cute :)
BalasHapus@Retno:
BalasHapushehehe..makasih eno...^_^
@Rifka:
hmm,,,ini lagi direncanakan mba...:)
@Euis:
tengkyu is...:)
@Pak Ies:
semangat menggoda pak, hehehe... :)
ketika kerinduanmu dilengkapi dengan video home, koq jd ikutan kangen my home yaak??
BalasHapusi am so far from my home n my mam
ceritanya bagus,setelah baca membuat aku kepengen pulang di rumah ortuku sudah sekian lama aku tidak pulang hick hick
BalasHapusaku suka michael bubble,..home..so sweet and ur words too
BalasHapusbig smile for your blog :)
BalasHapussalam kenal.follback jika berkenan.
@dhymalk dhykta:
BalasHapuswalaahh...ga maksud membuatmu ikut2an merindu... ^_^ maap yak...:)
@njuwetpinggirkali:
huwaaa..ini satulagi yang jadi merindu...cup...cup... :)
@ketty husnia:
me too...tengkyu ketty.. :)
@uchank:
tengkyu uchank... ^_^
Kerinduan membisu,,
BalasHapusarahkan angan menuju tempat,,
kalam terdiam,,
menciptakan suasana sebagai haluan..
@Cikal;
BalasHapus..^_^...
Another summer day has come and gone away....
BalasHapusLet me go home....
I've had my run
Baby, Im done..
I'm coming back home....
hihi...
Merindukan rumah adalh kerinduan terbesar, bukan?
@Azmi:
BalasHapusbener mi.... ^_^
lagi merindu rumah teramat sangat... :)
Masih rindu rumah nie? atau sudah ilang dengan sendirinya?
BalasHapuskalo kangen rumah, mudik dnk cha...^_^
BalasHapus